• 18

    Apr

    Belajar Bahasa Inggris di Pare

    Pare lebih di kenal sebagai tempat beradanya kampung inggris. Kampung inggris ini tepatnya berada di desa Tulungrejo, Pare, Kediri. Disini terdapat berbagai macam tempat kursus bahasa inggris, mungkin lebih dari 20 tempat. Program yang di tawarkan oleh setiap tempat kursus cukup bervariasi, antara lain grammar, speaking, pronunciation, translation, writing dan TOEFL. Jadi sebelum memutuskan ingin memilih tempat kursus, alangkah baiknya dipilih dulu apakah grammar, speaking pronunciation, translation, writing, TOEFL yang menjadi tujuan belajar di Pare. Tempat Kursus & Program 1. Program grammar Ada beberapa tempat yang genrenya adalah grammar, antara lain Elfast, Smart, Kresna, Mahesa, dll. Di tempat ini kita bisa mengenal grammar dari nol. Part of speech, tenses, seven summarie
  • 10

    Dec

    Seni Mencontek

    Pagi ini saya menjaga Ujian Akhir Semester (UAS) di MAN Maguwoharjo. Sungguh nikmat menjadi pengawas ujian. Menikmati wajah-wajah siswa yang mencuri-curi pandang jawaban kawan lainnya. Dari dua kali mengawas, ada metode yang tidak berubah saat siswa hendak beraksi. Satu hal yang pasti, sebelum mereka melirik, menoleh, ataupun mengintip, mereka pasti melihat pengawas–tengah siap atau lengah. Jadi inget sekian tahun silam. Sayapun bertindak demikian. Mungkin lebih seru ketimbang yang mereka lakukan pagi tadi. Memang mencontek itu butuh strategi. Rumus yang harus dimiliki adalah jangan banyak menimbulkan kegaduhan dan bertindaklah secara cepat dan sitematis. namun jangan pandang remeh waktu. Harus bisa membaca situasi. Yah, mencontek merupakan kenakalan yang menyenangkan (pada saat it
  • 2

    Sep

    Tanggal Kematian

    Jauh sebelum fajar, seorang laki-laki bersayap berdiri di sisiku. Duh gusti, kaget aku. Sayapnya menggores mukenaku, saat hendak salam. Wah nggriseni tenan. Kamu akan mati tanggal xx:xx:xx katanya. APPPAAAAAAAA. teriakku. Jangan teriak macam itu. Kaget tauk katanya. Kamu tuh yang bikin kaget. Cowok dilarang masuk kamar kos cewek. Ga permisi, bikin kaget, kasih kabar aneh dan satu lagi kostummu itu lho, nggak banget. jawabku. Walah mbak yang satu ini kok riwil. Dikasih tau kok malah ga mau. Itu sudah ditetapkan, mbak. Saya memang bertugas mengingatkan orang-orang seperti mbak ini. Apa maksudnya orangorangseperti mbak itu? Tanyaku. Eem, maaf itu rahasia. Saya cuma disuruh atasan saya seperti itu balasnya. Nggaak mauuuuu. Aku belum lulus akta, aku belum jadi guru, aku belum dapet kerja, ak
  • 30

    Aug

    Pengangguran Terdidik

    Seminggu yang lalu, sebuah surat kabar nasional menyampaikan tentang pengangguran terdidik. Sebanyak 4,5 juta orang bo’. Walah, walah. Saya menjadi salah seorang didalamnya. Kemudian saya mencoba menelaah kembali (dengan bertanya dengan teman-teman), kenapa sih saya bersama teman-teman yang lain tak kunjung mendapat pekerjaan impian. Ini adalah beberapa alasannya: 1. Tidak ada peluang kerja yang sesuai dengan jurusan yang diambil. 2. Kurangnya soft skills alias ketrampilan dan pengalaman 3. Gengsi kalo ga dapat kerja sesuai dengan gelar 4. Tidak berani ambil resiko untuk berbisnis. 5. Belum atau ga punya channel. Jadi, buat kita-kita yang masih nganggur, yuk coba review diri masing-masing.
  • 11

    Aug

    Transjender dan Gen Egois

    Sabtu pagi aku melihat sesosok pria terperangkap pada sepotong kebaya oranye serta jariknya. Wajahnya benar-benar laki-laki. Tidak bisa dikatakan ayu meski dia berbedak tebal dan bergincu merah. Dia cenderung gagah. Menanti senja di salah satu sudut UGM, aku juga melihat mas-mas yang juga terperangkap di legging, rok mini serta t-shirt yang lumayan mepet. Dia sungguh kemayu. Menurut pendapatku, Gen egois memang sudah ada di dalam tubuh sebelum manusia lahir di dunia. Dia memang egois karena ingin narsis. Ada cara jitu untuk membuat mereka- Gen Egois, bisa dikendalikan. Yaitu melawan dengan sekuat tenaga serangan-serangan mereka. Kitalah satu-satunya dibumi yang bisa memberontak terhadap replikator egois kata Dawkins pada kalimat akhir dibukunya. Bagiku mereka-mereka yang tengah terperang
  • 8

    Aug

    Pergolakan Batin Seorang Inlander

    Hari ini aku sudah khatam satu buku lho. Judulnya De Winst Karya Afifah Afra. Setting cerita pada buku ini di Solo, pas taon-taon penuh gejolak nasionalisme, sebelum Indonesia merdeka. Seru. Jadi teringat Minke di Bumi Manusia. Tokoh-tokohnya antara lain Rangga, Kareen, Sekar, Kresna, Pratiwi dan Jatmiko. Rangga adalah seseorang yang terkesan kurang tegas dengan perasaannya sendiri. Sekar begitu temehek-mehek dengan Jatmiko (khas aktivis banget) dan Pratiwi yang terperangkap cinta buta. Awalnya aku menganggap Rangga itu syalala (syangat laki-laki-red.). Tapi, tapi, di endingnya itu loh. Kurang nendang. Ga syalala lagi deh. Pelajaran moral yang bisa diambil adalah semangat nasionalisme yang demikian menggebu (halahh). Lumayan dapat tambahan ilmu tentang kapitalisme, imperialisme, komunis
  • 13

    Jul

    Pembunuh Karakter

    Terkadang tak sengaja kita membunuh karakter seseorang. Menghina mencela, melecehkan dan lain sebagainya. Efek hal itu sungguh mengerikan. Bagaimana kalau hari ini karakter kita yang dibunuh? Hati jadi ciut, seolah diri ini tak memiliki arti sama sekali. Solusinya jika orang lain mulai “menampakkan taringnya” untuk membunuh (karakter) kita, waspadalah! Emosi jangan terpancing, plus dalam hati kita berkata”Okey, akan ku tunjukkan kalau aku tak seperti yang engkau bilang…”
  • 11

    Jul

    Yuuk Mari...

    Mulai banyak orang yang seenaknya sendiri. Pakai baju sekenanya, tidak menghormati orang yang melihatnya, pake baju ga sesuai size tubuh, lain-lain deh. Tak sedikityang seenaknya naik kendaraan. Emangnya dirimu saja yang terburu-buru. Apa susahnya sih memberi tanda saat membelok. Mari hidup yang baik, karena hidup yang tidak menyulitkan orang lain sungguh menyenangkan.
  • 13

    Jun

    Ekspresi (yang) Mau Pindah

    Ekspresi mau (di) pindah ke SC (Student Center) dalam waktu dekat ini. Wah wah wah, rumah cinta takkan lagi sama. Dengan ruangan berpetak semoga tak membuat teman-teman terkotak-kotak juga. Jangan malas ke ekspresi kawan. Tanpa kehadiran kalian bisa jadi ekspresi tak lagi jadi rumah cinta….
-

Author

Follow Me

Search

Recent Post